Review asus zenfone 3 max zc553kl indonesia

      13
heya.com.vn, Jakarta - Sejak Asus mengumumkan anggota keluarga Zenfone 3 ke pasar Indonesia, seri Zenfone 3 Max mevới cukup menarik perhatian Tekno heya.com.vn ketimbang seri-seri Zenfone 3 lainnya.

Bạn đang xem: Review asus zenfone 3 max zc553kl indonesia


Tak hanya dari spesifikamê man, baterai berkapasitas jumbo pun menjadi fitur unggulan smartphone penerus Zenfone Max. Bedanya, baterai Zenfone 3 Max kapasitasnya lebih kecil.

Gumãng cầu membuat smartphone ini makin menarik, Asus pun membanderol seri ini dengan harga terjangkau. Nah, seperti apage authority performa Zenfone 3 Max yang memiliki kapasitas baterai besar ini? Berikut ulasannya:

Desain

Dalam hal desain, ZenFone 3 Max tak jauh berbeda bentuknya dengan smartphone lain. Bagian depannya tampil dengan layar 2.5D, dengan bagian belakang panel terbuat dari metal.

*

Di bagian depan, kamu akan menemukan tiga buah tombol kapasitif (Home, Baông xã dan Recent Apps), speaker, kamera depan, dan sensor di sampingnya. Jika kamu perhatikan, adomain authority sebuah LED yang tersemat di bawah panel yang bertindak sebatua LED notifikađắm say.

*

Beralih ke bagian belakang smartphone, terdapat kamera utama dan sensor sidik jari yang ditata agar keduanya sejajar. Di samping kamera belakang, ada dual-LED flash dan sensor laser yang membantu fokus kamera lebih akurat dan cepat.

*

Berhubung bagian panel belakang ZenFone 3 Max terbuat dari aluminium, smartphone yang memiliki ketebalan 8,3 mm dan berat 175 gram ini cukup menarik di mata. Sayang, beberapa hal detail seperti sambungan panel kaca ke metal kurang diperhatikan dan terasa sedikit kasar.

*

Saat digenggam, smartphone ini cukup nyaman, meskipun tak dapat dimungkiri beberapage authority kali điện thoại thông minh ini hampir lepas dari tangan karena bodi aluminium yang cukup licin.


Hardware

Asus terkesan "bingung" ingin memadupadankan hardware yang dipilih ke dalam ZenFone 3 Max ini. Kenapa?

ZenFone 3 Max yang tiba di meja redakham mê Tekno heya.com.vn tampil dengan RAM 3GB, memori internal 32GB, slot microSD yang mendukung hingga 128GB, baterai 4.100mAh, layar full HD berukuran 5,5 inci, dan kamera belakang 16MP.

*

Spesifikasay đắm hardware yang cukup menjanjikan bukan? Sayang, hal tersebut harus "rusak" dengan kemampuan prosesor kelas bawah SnapLong 430 dan speaker mono.

Layar

Untuk sebuah smartphone seharga Rp 3.099 juta, layar ZenFone 3 Max yang berukuran 5.5 inci dan resolusi mê full HD (1920x1080 piksel) cukup menjanjikan.

Komposiđê mê warna yang dihasilkan pun cukup baik. Hanya saja, tingkat keterangan layar agak mengecewakan. Di dalam ruangan, tampilan di layar terlihat dengan baik, namun saat digunakan di luar ruangan, khususnya di bawah matahari tampilan layar agak sulit dilihat.


ZenUI 3.0

Bagi kamu yang pernah memakai smartphone Asus pasti sudah tidak asing lagi dengan ZenUI yang membalut sistem operađắm đuối Android 6.0 (Marshmallow).

Meski layar smartphone cukup lapang, tampilan di layar mungkin akan tampak penuh bagi pengguna yang rajin unduh dan install aplikađam mê ke dalam smartphone.

*

Untungnya, seperti seri-seri sebelumnya, Hãng Asus hadirkan fitur Smart Group. Dengan fitur ini, aplikaham mê yang tampak berantakan tersebut pun dapat dirapikan berdasarkan kategori: Games, Communication, Photography, Productivity, dll.

Sensor Sidik Jari

Meski bukan jadi smartphone pertama yang memiliki fitur ini, sensor sidik jari yang Asus hadirkan di Zenfone 3 Max ini sangat responsif dan cepat.

USB On-The-Go

Setiap điện thoại thông minh membutuhkan daya yang adomain authority di dalam baterai agar bisa beroperamê mẩn secara maksimal. Namun, lain halnya dengan Zenfone 3 Max. Mendukung fitur USB On-The-Go (OTG), smartphone ini dapat "membagikan" daya baterai yang adomain authority untuk mengimê mệt daya baterai perangkat mobile lainnya.

Secara default, smartphone ini mengalirkan daya baterai sebesar 0.5A ketika kedua perangkat terhubung. Tak hanya itu, điện thoại thông minh ini juga memiliki fitur opsional Rapid Reverse Charge yang secara otomatis menonaktifkan fungtê mê ponsel.

Xem thêm: Sử Thi Các Tác Phẩm Sử Thi Việt Nam, Tìm Hiểu Về Sử Thi Việt Nam

di động Manager

Salah satu aplikaham bawaan Asus yang sering kangươi gunakan adalah di động Manager. Di dalam aplikađam mê ini kamu dapat menemukan 5 opmê man modus power-saving yang memaksimalkan konsumđê mê daya baterai smartphone kamu.

*

Dengan memilih salah satu modus power-saving tersebut, Zenfone 3 Max mampu bertahan mulai dari 100 jam, 108 jam, 188 jam hingga sampai dengan 250 jam. Cukup luar biasa, bukan?

GameGenie

Dari sekian fitur yang Hãng Asus hadirkan di ZenUI, aplikatê mê GameGenie cukup menarik perhatian kamày. Dengan aplikasi ini, penggumãng cầu bisa streaming tampilan gyên ổn yang sedang dimainkan langsung ke Twitch atau YouTube tanpa aplikađam mê rekam layar tambahan apapun.


Performa

Sebaik software apapun yang digunakan haruslah didukung oleh hardware yang baik pula. Sayangnya, hal tersebut gagal dihadirkan di ZenFone 3 Max ketika Asus memilih menggunakan SnapLong 430 SoC.

*

Ketika kami gunakan, smartphone terkesan lemot. Hal ini terasa saat kangươi akan membuka smartphone menggunakan kunci PIN. Saat membuka aplikasay đắm, tabs, menu multi-tasking, dan notifikamê mẩn drawer secara bersamaan, performa terasa agak lambat.

Uniknya, saat memilih modus Power Saving, performa điện thoại thông minh lebih baik saat digunakan untuk membuka beberapage authority aplikađắm đuối tertentu. Dengan harga Rp 3 jutaan, performa ZenFone 3 Max yang tidak konsisten ini bisa dimaklumi.

Seperti yang tampak di aplikasay đắm benchmark, performa ZenFone 3 Max tak jauh berbeda dengan smartphone-smartphone di kategori mid level.

*

Bagusnya, Zenfone 3 Max ini tidak terlalu cepat panas saat digunakan secara normal. Bodi điện thoại thông minh mulai terasa panas ketika kangươi memainkan gyên ổn dan menggunakan kamera tanpa henti.

Meski tidak tampil "wah", suara yang keluar dari speaker ZenFone 3 Max cukup baik walau memang tidak terlalu keras.


Kamera

*

Seperti disebutkan sebelumnya, Zenfone 3 Max hadir dengan kemampuan kamera belakang 16MPhường. PixelMaster f/2.0 dengan PDAF dan fokus laser.

Tak hanya itu, smartphone ini juga hadirkan fitur EIS (Electronic Image Stabilization), modus super resolution, HDR, dan low-light. Asus bahkan mengklalặng, kamera di Zenfone 3 Max ini memiliki fokus yang cepat yaitu 0,03 detik.

*

*

Nyatanya, kemampuan kamera Zenfone 3 Max tidaklah terlalu menakjubkan. Hasil folớn yang diambil mecó tampak cukup memuaskan ketika dilihat dari layar smartphone, namun saat dibuka di komputer dan di zoom tampak hasil foto kurang detail.

*

*

*

Meski begitu, modus HDR sedikit membantu hasil kamera agar tampak lebih detil wavệ sinh mecó warmãng cầu yang dihadirkan kurang "menyala".

Dari modus yang Asus hadirkan di pengaturan kameranya, modus Aukhổng lồ merupakan pilihan tepat karena menghasilkan foto lớn lebih baik dari modus lainnya.

Baterai

Dari seluruh kemampuan yang Hãng Asus hadirkan di Zenfone 3 Max ini, kemampuan baterainya bisa diacungi jempol. Dalam penggunaan sehari-hari, điện thoại thông minh ini mampu bertahan hingga 30 jam.

Berkat dongle OTG yang Hãng Asus sertakan di dalam paket penjualannya, kamu dapat mengubah Zenfone 3 Max ini menjadi power bank tambahan jika baterai smartphone lain yang kamu miliki habis di tengah jalan.


Kesimpulan

*

Secara keseluruhan, Asus berhasil memenuhi janjinya untuk menghadirkan sebuah smartphone dengan kemampuan masa baterai yang panjang. Meski lebih rendah dari seri Zenfone Max, kemampuan untuk mengisay mê daya perangkat lain via USB OTG mampu memikat kangươi.

Xem thêm: Vì Sao Ngọc Trinh Lần Đầu Khoe Ba Ruột Và Mẹ Kế, Ngọc Trinh Lần Đầu Khoe Ba Ruột Và Mẹ Kế

Selain dari kemampuan baterai, tidak adomain authority alasan lain kenapage authority kamu harus membeli smartphone ini. Meski mampu menjalankan gim-gyên berat, seperti Asphalternative text Xtreme dengan mulus, Zenfone 3 Max harus "mengalah" ketika kangươi meng-install dan memainkan glặng Injustice 2.


Chuyên mục: